MIWQ dan MAKRIFATUL AHADIYYAH

Dalam kitab Makarul iblis Wa Tauhid Qotho'ih (MIWQ)

Godaan kepada para keturunan Waliyullah/Sayyid (yaitu keturunan para trah Rasulullah ) dijelaskan bahwa, mereka di "tandai" oleh iblis dengan tanda khusus yang jangan sampai mereka mengikuti jejak para leluhurnya dan hanya membangga-banggakan leluhurnya.

Juga godaan iblis untuk para Alim Ulama' (orang yang berilmu Agama dan menyampaikan ilmunya/murid2nya) akan ditiupkan rasa senang akan pujian-pujian dan pujaan-pujaan kepada dirinya, didorong untuk hubbuddunia.

Dalam kitab MAKRIFATUL AHADIYYAH

Pengarang menuliskan "Sesuai dengan Hadits Rasulullah bahwa, tidak akan masuk ke dalam syurga orang2 yang menjadi Al-qolla (penjilat penguasa/tunduk kepada orang kaya) dan Rasulullah mengenali Ummat Beliau (ummat yang mengikuti sunnah Rasulullah) kelak di hari Kebangkitan seperti mengenali anak kandung Beliau SAW, dan Rasulullah laksana orang yang buta (tidak melihat sama sekali) kepada ummatnya yang kufur, musyrik dan hubbuddunia (toma' dan berhati kasar) walau pun ummat itu adalah keturunan Rasulullah itu sendiri".

Rabu, 19 Desember 2018

MATERI MAJLIS LINE MALAM INI

MAKRIFATUL AHADIYYAH 


Tidak ada pengecualian dalam pandangan Allah. Yaitu kecuali kepada hamba Nya yang beramal shaleh sesuai Jalan Rasulullah saw ( Sunnah Rasulullah saw)

نور محمد منذ بدايةالحركةمن آدم إلى جد أبيه
ونسل محمد الذين كانوا نظيفين في قلبه. ذرة من الأوساخ في القلب سوف تمحو بركات النبي محمد صلى الله عليه وسلم لأتباعه خاصة لأحفاده

أنه لا يوجد استثناءلأي شخص يخرج من طريق النبي أحفاد النبي أم لا. كل هذا يتوقف على سلوكه (الأفعال) أي الأعمال الصالحة 
أو الأفعال السيئة. وهو ما يتوافق مع طريق النبي محمدصلى الله عليه وسلم


Tidak ada pengecualian dalam pandangan Allah. Yaitu kecuali kepada hamba Nya yang beramal shaleh sesuai Jalan Rasulullah saw ( Sunnah Rasulullah saw)

Cahaya Muhammad sejak awal gerakan Adam ke kakek ayahnya
Dan Keturunan Muhammad yang bersih di dalam hatinya. 
Bintik-bintik di dalam hati akan menghapus berkat Nabi Muhammad untuk murid-muridnya khusus untuk cucu-cucunya

Tidak ada pengecualian bagi siapa pun yang keluar dari Nabi Nabi atau tidak. Semua tergantung pada perilaku (tindakan), tindakan baik atau tindakan buruk. Yang sesuai dengan jalan Nabi Muhammad, Rasul Allah.

Tidak ada komentar: