BAB. IMAN KEPADA NABI MUHAMMAD SAW
ورسول الله يختلف عن غيره من البشر الاخرين، والتي يمكن رؤيتها من مظهره وجسده العطر، والابتسامة تزين وجهه دائماً. وشهدت جميع البشر في وقت ميلاده (أي أولئك الذين رأوا وسمعوا ميلاد محمد رسول الله)
يختلف رسول الله عن البشر الآخرين، الذين يظهرون في مظهر وجسم عطري ، والابتسامات تزين وجهه دائمًا ، ويشهد جميع البشر في عهد ميلاده تنبؤاته ( يعني أولئك الذين يرون ويسمعون ميلاد محمد رسول الله)
Dan Rasulullah berbeda dari manusia lainnya, yang terlihat dari penampilan, rupa, dan tubuh yang harum, dan senyuman selalu menghiasi wajahnya. Dan telah menyaksikan semua manusia di masa kelahirannya (yaitu mereka yang melihat dan yang mendengar kelahiran Muhammad Rasulullah)
Kitab MAKRIFATUL AHADIYAH
Bab. Iman Kepada Nabi Muhammad SAW.
Oleh : A. Fahmi Hadiid Azmatkhan.
كان محمد نبيًا ورسولًا. ولن يحكم الله على إيمان شخص حتى يتبع موقف النبي (أي ، طريق السنة رسول الله) لأنه متفوق على البشر الآخرين (وهي رتبة النبي محمد صلى الله عليه وسلم أي شرف النبي محمد صلى الله عليه وسلم
في النظر والعلامات التي أعطى الله للنبي محمد )
نور النبي المختار مباشرة من قبل الله في بداية خلق آدم لأن الله خلق دائما البداية والنهاية تماما (وهذا هو شعبه المختار أي الأنبياء والرسل من الأقدم والنهاية)
نور محمد ينتقل من آدم إلى اجداده واحفاده الذين ينظفون في قلبهم.وذرة من الأوساخ في القلب سوف تمحو بركات النبي محمد صلى الله عليه وسلم لأتباعه(الأمة) خاصة لأحفاده(في علاقات الدم)
كما قال الله تعالى للنبي محمد :
"قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تحبون اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ"
وقال الله ايضا:
"وَمَن يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِن بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَىٰ وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّىٰ وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ ۖ وَسَاءَتْ مَصِيرًا"
معنى الآية يعني أنه لا يوجد استثناء لأي شخص يخرج من طريق النبي أحفاد النبي أم لا. كل هذا يعتمد على سلوكه (الأفعال) أي الأعمال الصالحة أو الأفعال السيئة. وهو وقفا لطريق النبي محمدصلى الله عليه وسلم
Artinya :
Sesungguhnya Muhammad itu Nabi dan Rasul, Allah tidak akan menilai iman seseorang itu sampai dia mengikuti sifat Nabi (Yaitu Jalan Sunnah Rasulullah SAW). Disebabkan Rasulullah lebih unggul dari manusia lainnya (yaitu martabat Nabi yakni kemuliaan Nabi Muhammad saw dalam pandangan/ isyarat/tanda-tanda yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad ).
Cahaya Nabi dipilih langsung oleh Allah dalam awal penciptaan Nabi Adam as karena Dia (Allah) selalu menciptakan awal dan akhir dengan sempurna. Yaitu manusia-manusia pilihan-Nya yakni para Nabi dan Rasul dari yang paling awal hingga yang paling akhir.
Cahaya Muhammad bergerak dari Nabi Adam hingga ke kakek-kakeknya hingga kepada anak keturunannya yang bersih hatinya. Dan setitik kotoran di hati akan menghapus keberkahan Nabi Muhammad kepada pengikutnya (ummat) terutama anak cucunya. (Anak Cucu Nabi Muhammad SAW dalam pertalian darah).
" Seperti firman Allah kepada Nabi Muhammad : “Katakanlah, Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah (sunnah petunjuk) ku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Ayat).
Dan firman Allah lagi :
"Dan barangsiapa menentang Rasul setelah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalannya orang-orang mukminin, Kami biarkan dia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu, dan Kami masukkan dia ke dalam Jahannam. Dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali. (Al-Ayat).
Makna ayat yaitu tidak ada pengecualian siapapun yang keluar dari jalan Rasulullah saw keturunannya atau yang bukan keturunannya, semua tergantung pada perilakunya (amal perbuatannya) yakni amal baiknya atau amal buruknya. Yang sesuai dengan jalan Nabi Muhammad saw.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar